Hadi menilai keberadaan instruktur yang telah mengikuti pelatihan internasional menjadi salah satu dukungan dalam menjalankan pelatihan dan pembinaan GGK di Indonesia sesuai dengan misi yang telah ditetapkan.
Dengan dua srikandi karate yang telah memiliki lisensi GGK International maka pelatihan dan pembinaan GGK di Indonesia akan berjalan sesuai misi tersebut," papar Hadi.
Hadi berharap GGK Indonesia dapat terus berkembang dan menjangkau perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memberikan keterampilan bela diri sekaligus mendukung misi kemanusiaan melalui olahraga karate.
"GGK Indonesia berkomitmen untuk memajukan GGK di seluruh Indonesia melalui Federasi Karate-Do Indonesia sejalan dengan misi membantu perempuan Indonesia menghadapi situasi kekerasan berbasis gender melalui praktik olahraga karate," pungkas Hadi.