Setidaknya 70 staf PBB dan puluhan pekerja kemanusiaan lainnya masih ditahan. Kepala bantuan PBB itu menuntut pembebasan mereka segera, seraya menekankan bahwa pekerja kemanusiaan merupakan warga sipil, bukan alat tawar-menawar. PBB kembali menyerukan perlindungan warga sipil dan akses kemanusiaan yang aman, berkelanjutan, dan tanpa hambatan, khususnya kepada komunitas yang semakin terisolasi akibat pertempuran.
Nasional
HALAMAN 2 DARI 2
PBB: Penutupan akses ke Kota Taiz Yaman berdampak pada seluruh aspek
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan kekurangan bahan bakar, oksigen, air, obat-obatan, produk darah, dan perlengkapan bedah semakin mem
NASIONAL
📖 Baca Juga
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.