Dari 8.000 lebih kasus yang dilaporkan tahun ini, seperempatnya dilaporkan dalam empat pekan terakhir.

Anak-anak menghadapi risiko campak yang semakin besar, dengan lebih dari 22.800 kasus suspek dan 128 kematian yang dilaporkan tahun ini. Sementara itu, cakupan vaksinasi masih sangat rendah. Di tengah situasi tersebut, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) melaporkan lonjakan tajam jumlah migran yang tiba di Yaman meski konflik terus berkecamuk.

Hingga akhir September, lebih dari 130.000 migran telah memasuki negara itu sejak awal tahun. UN OCHA menyatakan bahwa PBB bersama para mitra kemanusiaan telah menyalurkan bantuan darurat kepada hampir 148.000 jiwa di berbagai wilayah Yaman sejak pertempuran meletus pada Agustus lalu. UN OCHA juga kembali menegaskan seruan PBB kepada semua pihak agar mematuhi hukum humaniter internasional, melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil, memfasilitasi pergerakan yang aman bagi warga sipil, serta memungkinkan akses bantuan kemanusiaan yang aman, cepat, dan tanpa hambatan bagi mereka yang membutuhkan.