NADIKABAR.COM — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meluncurkan tema dan logo Hari Santri 2026, dengan tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” sebagai penegasan atas peran santri dalam merawat tradisi keilmuan pesantren sekaligus menjaga persatuan Indonesia.
“Santri harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi jangan pernah kehilangan akar. Akar kita adalah tradisi keilmuan pesantren, sanad, adab, dan nilai-nilai yang diwariskan para masyayikh,” kata Sekretaris Jenderal PBNU Gudfan Arif di Jakarta, Jumat.
Menurut Gus Gudfan, akar tradisi yang kuat menjadi bekal bagi santri untuk hadir menjawab berbagai tantangan baru. Santri tidak cukup hanya menjaga tradisi, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat, bangsa, dan negara.
Gus Gudfan menjelaskan frasa “Menjaga Keutuhan Negeri” mengingatkan kembali perjalanan panjang kaum santri dalam sejarah Indonesia.