Menurut Fadil, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa proses pembinaan yang dilakukan secara tepat dan terukur dapat memberikan hasil yang terlihat.

β€œAngka-angka tadi bukan untuk membuat kita berpuas diri. Angka-angka itu memberi kita satu pesan, kalau proses pembinaan dijalankan dengan benar, hasilnya dapat diukur,” ujar Fadil.

Ia berharap perkembangan Alwi dan Ubed dapat diikuti pemain-pemain muda lainnya, termasuk sektor putri, sehingga Indonesia memiliki kedalaman pemain yang lebih merata di setiap nomor.

Fadil menegaskan prestasi bulu tangkis tidak bisa lagi bergantung kepada satu atlet ataupun satu pelatih hebat, tetapi harus lahir dari sistem pembinaan yang berjalan secara menyeluruh.

Sistem tersebut melibatkan pelatih teknik dan fisik, tim medis, psikolog, nutrisi, fisioterapis, sport science, analisis video hingga bidang pembinaan dan prestasi.