NADIKABAR.COM β€” Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran mengatakan setiap pencapaian pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 harus menjadi bahan evaluasi dan data untuk memperkuat persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

β€œMedali Asian Games ini jangan hanya kita simpan di lemari. Kita harus mengubah setiap medali menjadi data, setiap pertandingan menjadi evaluasi, setiap kekalahan menjadi pelajaran, dan setiap kemenangan menjadi standar baru,” kata Fadil dalam Tasyakuran Pencapaian Tim Bulu Tangkis Indonesia pada Asian Games 2026 di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.

Fadil mengatakan evaluasi tersebut penting karena Asian Games bukan tujuan akhir dan PBSI masih memiliki perjalanan panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028 yang menjadi sasaran utama pembinaan jangka panjang.

Ia mencontohkan hasil sejumlah pertandingan di Asian Games yang harus dibedah secara detail, termasuk kekalahan Alwi Farhan dari Kunlavut Vitidsarn serta hasil sektor putri pada nomor perseorangan.

Kekalahan, kata Fadil, tidak boleh berhenti sebagai hasil pertandingan, tetapi harus digunakan sebagai bahan perbaikan untuk turnamen berikutnya.