NADIKABAR.COM — Princeton Digital Group (PDG), perusahaan pengembang dan operator pusat data (data center), berencana memperluas penggunaan bahan bakar nabati Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) di seluruh operasional pusat datanya di Indonesia sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon.
“Sejak menandatangani kemitraan strategis pada September 2025, kami secara bertahap memperluas penggunaan HVO di seluruh operasional kami di Indonesia, dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan bakar, kesiapan operasional, serta kinerja yang berkelanjutan,” ujar Group Head of Energy and Environment Princeton Digital Group Michael Martin dalam wawancara tertulis dengan ANTARA di Jakarta, Selasa.
PDG menjadikan Indonesia sebagai pasar pertama dalam portofolio globalnya yang menerapkan bahan bakar nabati HVO melalui kemitraan dengan PT Pertamina Patra Niaga.
Kemitraan strategis yang ditandatangani pada September 2025 tersebut menjadi langkah perusahaan dalam mengurangi emisi karbon dari operasional pusat data.