Ia menjelaskan, hasil uji coba menunjukkan HVO dapat digunakan sebagai pengganti langsung (drop-in replacement) bahan bakar diesel pada generator cadangan tanpa memerlukan modifikasi konfigurasi mesin maupun infrastruktur tambahan.

β€œKinerja generator tetap stabil tanpa perubahan pada konfigurasi mesin maupun infrastruktur tambahan. Hal ini menunjukkan bahwa kami dapat mengurangi emisi dari pembangkit listrik cadangan tanpa mengorbankan keandalannya,” ujar Michael.

Menurut Michael, hasil tersebut memberikan keyakinan bagi perusahaan untuk meningkatkan penggunaan HVO sebagai salah satu solusi pengurangan emisi dari pembangkit listrik cadangan.

Ia mengakui harga HVO saat ini sekitar 10-15 persen lebih tinggi dibandingkan diesel berbasis fosil. Namun, tambahan biaya tersebut masih dapat dikelola, karena generator cadangan pusat data umumnya hanya beroperasi untuk pengujian rutin dan ketika terjadi gangguan jaringan listrik.