Pelajaran itu, kata Ahok, membuatnya mengubah rancangan rumah susun agar menyediakan ruang usaha.

"Jadi kami harus jadi pejabat adalah administrator untuk mewujudkan keadilan sosial," ujarnya.

Peneliti Gustika Jusuf Hatta memulai dengan kritik soal data yang dikumpulkan susah payah tetapi tidak pernah dipakai.

"Banyak data yang dikumpulkan dengan banyak tenaga yang selalu disodorkan ke pembuat kebijakan tapi selalu kayanya nggak pernah dilihat," katanya.

Ia juga menolak orang muda diperlakukan sebagai satu kelompok seragam. Menurutnya, Generasi Z dan milenial punya persoalan berbeda, sementara akses terhadap teknologi belum merata.

Yang paling dia soroti adalah cara merespons sikap kritis: "Orang muda ketika kritis bukan hanya dibungkam tapi juga dikriminalisasi," tuturnya.