Disebutkan bahwa karhutla dan kekeringan saling berhubungan. Hutan merupakan penyangga kehidupan dan daerah tangkapan air.
"Kalau hulunya rusak, masyarakat di hilir akhirnya menerima dampaknya. Karena itu menjaga lingkungan harus ditempatkan sebagai bagian dari perlindungan terhadap masyarakat,” ujarnya.
Said pun mengingatkan pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar para kader di daerah bisa menjadi Pandu Ibu Pertiwi.
Dengan demikian ketika alam terluka, kata dia, kader tidak boleh hanya melihat, tetapi harus hadir, bekerja, dan ikut memulihkannya.
Selama beberapa bulan terakhir, ia mengungkapkan struktur dan kader PDI Perjuangan telah bergerak di berbagai wilayah dalam membantu masyarakat yang menghadapi kekeringan maupun karhutla, mulai dari penyaluran air bersih hingga memberikan bantuan logistik.
Salah satunya seperti di Bojonegoro, Jawa Timur, di mana anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Abidin Fikri bersama jaringan partai telah menyalurkan sekitar 262 ribu liter air bersih ke 52 titik terdampak kekeringan.
Sementara di Kota Batu, Jawa Timur, struktur PDI Perjuangan membantu kebutuhan logistik petugas dan relawan yang menangani kebakaran Gunung Butak.