NADIKABAR.COM — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP angkat suara merespons pernyataan bekas kadernya sekaligus Presiden ketujuh RI, Joko Widodo yang menyebut isu ijazah dirinya dan putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming sebagai operasi politik.
Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun mengaku tak tahu menahu soal operasi politik yang dimaksud Jokowi. Menurut dia, isu ijazah, baik terkait Jokowi maupun Gibran adalah masalah sederhana menyangkut konstitusi.
Menurut Komar, isu ijazah Jokowi sebetulnya tak akan berlarut jika dia menunjukkannya sejak awal.
"Tidak ada urusan operasi politik. Barang ini sederhana, kalau dari awal Pak Jokowi kasih lihat ijazah sudah tidak ada orang ribut-ribut. Teman-teman di sebelah itu mempersoalkan itu dalam perspektif negara hukum, ya buktikan saja di pengadilan," ujar Komar usai acara pendidikan kader muda PDIP di Sekolah Partai, Rabu (21/10).