Hasto menyebut karhutla yang berulang lantaran tata ruang kebijakan yang salah. Ia juga menyoroti lemahnya kesiapan dalam menghadapi musim kering.

"Apa persoalan itu? Yang pertama adalah tata ruang. Jadi salah kebijakan," ujar Hasto.

Ia juga menyoroti kebakaran yang terjadi lantaran upaya kesengajaan konversi lahan hutan untuk sawit. Hasto menyinggung mitigasi yang belum maksimal.

"Kami juga banyak melihat bagaimana kebakaran itu ada upaya-upaya sengaja sebagai suatu konversi lahan hutan untuk lahan sawit dan juga perkebunan yang lain. Inilah yang ditolak oleh PDI Perjuangan," ujarnya.