Sementara itu, pelatih para balap sepeda Indonesia, Rizan Setyo Nugroho mengungkapkan bahwa hasil ini sudah sesuai prediksi, meski sebelum mendarat di Nagoya timnya memiliki keraguan.
"Keraguannya waktu di Hangzhou (2022) lalu, Fadli kalah dua detik dari musuhnya Wang Xian. Dan dia sendiri tidak turun di Asian Para Games sekarang ini," katanya.
Lebih lanjut, Rizan puas dengan hasil yang sudah diraih tim para balap sepeda sejauh ini dengan mengantongi satu medali emas dan dua medali perunggu.
Medali perunggu diraih oleh Vanza Mifthahul Jannah dari nomor Individual Pursuit 4000 meter kategori B putri dan Sufyan Saori di nomor Individual Time Trial 1000 meter klasifikasi C4-5 putra.
"Hari berikutnya kami optimalkan karena beberapa nomor dikombinasi, sehingga kami hanya bisa mengoptimalkan mana yang ada dan kami simpan energi untuk pertandingan road berikutnya," kata dia.