NADIKABAR.COM β Seorang pedagang di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, mengalami kerugian lebih dari Rp2 juta setelah konternya menjadi sasaran pengambilan barang saat aksi tawuran yang terjadi pada Minggu (18/10).
"Kita lagi ngumpul di dalam buat penjagaan biar enggak masuk gitu. Soalnya kan udah mulai penjarahan, suka mengambil barang gitu," kata salah satu pedagang, Dimas kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Pemilik konter tersebut mengatakan, tawuran berlangsung dalam tiga gelombang, yakni pada pukul 01.00 WIB, sekitar pukul 10.00 WIB, dan menjelang waktu Maghrib.
βEnggak ada omongan. Dia udah di depan, tiba-tiba udah di depan konter. Pecahin kaca, ngambil toples yang ada di sini sama kartu-kartu sebagian ada yang hilang,β kata dia.
Ia menjelaskan, saat kejadian, dirinya bersama sejumlah orang sedang berkumpul di dalam konter untuk berjaga-jaga agar para pelaku tidak masuk ke dalam.
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan karena situasi di sekitar lokasi sudah mulai tidak kondusif dan terdapat aksi pengambilan barang.
Akibat kejadian tersebut, kaca etalase konter pecah. Selain itu, sekitar empat toples berisi pengisi daya atau charger dilaporkan hilang bersama sejumlah kartu yang berada di bagian depan konter.
βTotal kerugiannya sama etalase kita yang pecah sih kisaran Rp2 juta lah. Rp2 juta ke atas ada,β ucapnya.
Ia mengatakan, para pelaku tidak sampai masuk ke dalam konter. Barang-barang yang hilang merupakan barang yang berada di bagian depan tempat usahanya.
Pemilik konter berharap aksi tawuran di kawasan Manggarai tidak kembali terulang karena berdampak terhadap masyarakat dan pedagang yang tidak terlibat dalam perselisihan tersebut.
βSemoga enggak berulang lagi. Soalnya kita yang kena dampaknya juga di sini. Walaupun kita enggak ikut-ikutan, juga kita kena dampaknya,β katanya.
Tawuran antar kelompok pemuda terjadi di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan yang dipicu saling lempar petasan hingga berujung pembakaran sebuah kios pada Minggu (18/10).