"Kalau jadi rapi mendukung. Kalau ntar udah rapi terus bisa jualan lagi gitu pasti mendukung," kata Wahid.
Wahid yang berjualan bakso, mi ayam, dan soto mie mengatakan aktivitas penertiban membuat usahanya sementara berhenti sehingga pemasukan berkurang.
Ia menyebut penjualan pada hari biasa paling sedikit sekitar 30 porsi, sedangkan kawasan Setu Babakan cenderung ramai pada akhir pekan dan hari libur karena banyak wisatawan.
Wahid berharap pedagang dapat kembali berjualan di lokasi setelah penataan selesai. Ia juga tidak setuju apabila dipindahkan ke lokasi yang jauh dari Setu Babakan karena akan menyulitkan keberlangsungan usahanya.