NADIKABAR.COM — Ekspor Iran ke Pakistan untuk sementara terhenti akibat sanksi perbankan, sedangkan impor dari Pakistan ke Iran masih berlangsung, demikian laporan media Iran, Sabtu.
Kepala Komisi Transportasi Kamar Dagang Teheran, Peyman Sanandaji, mengatakan kepada kantor berita Mehr bahwa perbatasan darat antara kedua negara tetap terbuka. Ia membantah laporan yang menyebutkan bahwa salah satu pintu perbatasan telah ditutup.
Ia menjelaskan, importir Pakistan diwajibkan menyerahkan formulir impor elektronik melalui sistem perbankan Pakistan untuk barang-barang yang dibeli dari Iran.
Menurut Sanandaji, sanksi terhadap sistem perbankan Iran telah mempersulit proses tersebut sehingga menimbulkan kendala bagi eksportir Iran dan importir Pakistan.
Namun, impor barang dari Pakistan ke Iran masih terus berlangsung, katanya.
Sanandaji memperingatkan bahwa jika pembatasan perbankan tetap diberlakukan, ekspor Iran ke Pakistan pada praktiknya akan terus terhenti.
Sektor perbankan Iran dikenai sanksi luas oleh Amerika Serikat yang membatasi transaksi dengan lembaga keuangan Iran.
Sanksi tersebut juga dapat menyebabkan bank asing yang bertransaksi dengan entitas Iran yang dikenai sanksi menghadapi tindakan dari pemerintah Amerika Serikat.
Penerjemah: Primayanti