NADIKABAR.COM — Belasan orang yang mengatasnamakan Pejuang Merah Putih Indonesia mendatangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kelurahan Sumber, Solo, Jawa Tengah pada Rabu (28/10).
Kedatangan mereka untuk menyerahkan dua surat berisi tuntutan agar Jokowi meminta putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatan Wakil Presiden (wapres).
Mereka mengklaim desakan agar Gibran mundur kini datang dari banyak masyarakat. Mereka juga memperingatkan kemungkinan pemakzulan jika Gibran tidak mengundurkan diri.
"Oleh karena itu, kami meminta kepada Bapak untuk bersedia memaksa Saudara Gibran Rakabuming Raka turun dari kursi Wakil Presiden Republik Indonesia agar tidak terjadi pemakzulan yang tentunya akan sangat memalukan dan merendahkan harga diri," kata Bangun saat membacakan isi surat tersebut.
Berdasarkan pantauan NadiKabar.com, belasan orang itu tidak sampai mendekati kediaman Jokowi. Salah satu anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Serka Zainudin, menemui mereka di mulut Gang Kutai Utara, yang berjarak beberapa puluh meter dari rumah Jokowi.
Zainudin lantas menyampaikan bahwa mereka dapat bertemu Jokowi dengan mengikuti antrean bersama warga lainnya.
"Kalau ingin bertemu dengan Bapak juga bisa. Silakan mengantre bersama warga yang lain," kata Zainudin.
Kendati demikian, Bangun menolak tawaran tersebut secara halus. Ia beralasan kelompoknya telah menjadwalkan audiensi dengan DPRD Kota Solo untuk menyampaikan aspirasi.