"Alhamdulillah, titik api di Pekanbaru saat ini sudah nol. Ini hasil kerja keras semua pihak dan doa masyarakat. Namun, kita tidak boleh lengah. Kesiapsiagaan harus tetap dijaga," ujar Agung.

Ia menegaskan, keputusan mengembalikan pembelajaran tatap muka diambil dengan prinsip kehati-hatian dan selalu mengutamakan keselamatan anak-anak.

"Ketika kondisi udara tidak aman, kita mengambil langkah cepat agar anak-anak terlindungi. Ketika kondisi membaik, sekolah kembali dibuka. Keselamatan dan kesehatan anak-anak tetap menjadi prioritas utama," tegasnya.