Karya Yudha bersama foto para pemenang dan karya terpilih lainnya akan dimuat dalam album foto *Youth Lens on the Silk Roads* serta berpeluang ditampilkan dalam pameran UNESCO mendatang.

Yudha mengatakan kemenangan tersebut tidak disangka karena awalnya ia mengikuti kompetisi untuk mendapatkan pengalaman sekaligus mempersiapkan diri masuk sekolah menengah kejuruan yang diimpikannya.

β€œRitual, karya seni, tari, dan segala macam tradisi harus terus kita lestarikan agar tidak hilang di masa-masa mendatang,” ujarnya.

Prestasi Yudha menjadi pengingat bahwa diplomasi kebudayaan Indonesia tidak hanya berlangsung di ruang-ruang pertemuan internasional. Ia juga dapat hadir melalui mata seorang pelajar berusia 14 tahun dan sebuah kamera pinjaman. Dimulai dengan satu keputusan sederhana: lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali.