Nahas, pelarian yang kalut itu justru membawa petaka. Di Jalan Burangrang, mobil MFH menghantam motor milik DN dan sebuah Honda Jazz. Bukannya mereda, situasi justru kian genting. MFH yang semakin kehilangan kendali terus memacu kendaraannya menuju Jalan Banda. Di sana, ia kembali menghantam bagian depan Honda Brio yang datang dari arah berlawanan.

Laju kendaraan maut itu baru benar-benar terhenti di Jalan Jawa, tepat di depan markas komando Polrestabes Bandung, setelah menyeruduk dua sepeda motor lainnya. Rupanya, kantor polisi adalah tujuan terakhir yang ia cari demi perlindungan.

"Pengemudi blind van ini sebenarnya berusaha mencari kantor kepolisian terdekat karena merasa terancam dan panik. Ia mengarah ke Polrestabes Bandung di Jalan Jawa," ungkap Fikrie.

Akibat rentetan tabrakan di tiga lokasi tersebut, dua orang dilaporkan terluka. Petugas kepolisian yang berada di lokasi segera bergerak cepat mengevakuasi para korban ke fasilitas medis terdekat.