NADIKABAR.COM β€” Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mengapresiasi hasil imbang 2-2 dan mendapatkan satu poin saat melawan Persebaya Surabaya pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Minggu.

β€œMenurut saya, ini pertandingan yang intens. Ada lebih banyak intensitas, duel, dan pertarungan dari kedua tim. Persebaya memulai pertandingan dengan sangat baik, tetapi kami berhasil mencetak gol yang indah untuk unggul 1-0,” kata Pieter dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Ia menjelaskan, jalannya pertandingan sempat menguntungkan PSS setelah mampu kembali unggul 2-1, tetapi Persebaya akhirnya menyamakan kedudukan sehingga kedua tim harus puas berbagi poin.

Menurut dia, hasil tersebut terasa mengecewakan karena timnya sudah berada dalam posisi untuk meraih kemenangan, meskipun secara keseluruhan satu poin dari kandang Persebaya tetap menjadi hasil yang positif.

β€œKami sedikit tidak senang dengan satu poin tersebut, tetapi jika Anda melihat secara keseluruhan, saya pikir itu adalah hasil yang bagus,” ucapnya.

Selain membahas pertandingan, pelatih asal Belanda itu juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman dalam perjalanan menuju Surabaya untuk menyaksikan tim kebanggaan mereka bertanding.

Ia mengatakan kabar tersebut menjadi kejutan besar dan menimbulkan kesedihan bagi seluruh tim, tetapi para pemain tetap berusaha berkonsentrasi menghadapi pertandingan serta memberikan penampilan terbaik bagi para pendukung.

β€œKami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kami sangat sedih dengan kejadian ini dan berharap peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi,” tuturnya.

Sementara itu, pemain PSS Sleman Melvyn mengakui hasil imbang tersebut menghadirkan perasaan yang bercampur antara senang dan kecewa karena timnya kehilangan peluang untuk membawa pulang tiga poin.

Ia menilai, klub yang memiliki julukan Super Elang Jawa itu, mampu menunjukkan sejumlah hal positif sepanjang pertandingan, meskipun membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan setelah Persebaya tampil agresif sejak awal laga.

β€œSebelum pertandingan, mungkin kami akan menerima satu poin dan merasa senang. Namun, dengan jalannya pertandingan ketika kami unggul 2-1 hingga akhir laga, hasil ini terasa seperti kekalahan karena kami kehilangan dua poin,” ujarnya.

Ia menambahkan PSS harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya dan menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan performa tim.