Karena itu, Ariant menggelar pertemuan dengan para pemain sebelum final untuk mempersiapkan mereka menghadapi atmosfer pertandingan serta kualitas lawan yang menurut dia memiliki level permainan sangat baik.

Ia juga mengingatkan para pemain bahwa target mereka telah tercapai setelah memastikan medali, sehingga pertandingan final harus dijalani dengan menikmati pengalaman dan memberikan kemampuan terbaik.

"Saya mencoba menjelaskan apa yang akan mereka temukan di final, atmosfernya, level lawan yang sangat bagus. Target kami sudah selesai. Jadi sekarang saatnya menikmati, berkompetisi sebanyak mungkin, dan menikmati pengalaman bermain di final pertama pada Asian Games," ujarnya.

Ariant menilai latar belakang para pemain Indonesia yang sebelumnya merupakan atlet tenis turut memberikan keuntungan dalam menghadapi persaingan padel di Asia.

Menurut dia, kemampuan dasar tenis yang kuat menjadi salah satu faktor penting karena membantu para pemain beradaptasi dengan permainan padel.

"Mereka adalah pemain tenis yang bagus dan itu membuat perbedaan. Selain itu, mereka berlatih dengan baik dan keras. Mereka juga berlatih di Spanyol, jadi semua detail itu penting," kata Ariant.

Ia mengungkapkan para pemain menjalani latihan di Spanyol selama lima pekan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games. Setelah kembali ke Indonesia, program latihan dilanjutkan di Jakarta sesuai dengan rencana yang telah disusun tim pelatih.