Dengan memperluas akses terhadap keahlian, fasilitas, dan dukungan teknis yang mumpuni, maskapai itu ingin memastikan armada pesawat Pelita Air selalu dalam kondisi prima demi keselamatan dan kenyamanan pelanggan.
Bagi Pelita Air, tambah Faik, investasi di balik pintu hanggar tersebut bermuara pada satu tujuan utama, yakni menjaga kepercayaan pelanggan melalui keandalan armada dan kualitas layanan penerbangan.
"Pemeriksaan dan perawatan mesin pesawat, kesiapan talenta, serta kolaborasi global terus mengawal setiap perjalanan. Lewat pekerjaan sehari-hari itulah keandalan penerbangan dirawat," katanya.
President & CEO MTU Maintenance, Gert Wagner mengatakan kerja sama dengan MTU Maintenance disepakati untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Fokusnya adalah merawat mesin CFM56-5B yang menggerakkan 16 pesawat Airbus A320 Pelita Air.
“Kami bangga dapat menghadirkan keahlian global kami untuk mendukung Pelita Air,” kata Gert.
Ia menambahkan pertumbuhan pasar penerbangan di Asia-Pasifik perlu diiringi dengan peningkatan perhatian perusahaan terhadap kebutuhan pelanggannya.