"Kami menantikan kerja sama yang erat dengan tim Pelita Air untuk memastikan keandalan armadanya,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan jika kolaborasi dengan MTU Maintenance berfokus pada dukungan perawatan mesin, kesepahaman dengan KarbonMRO membuka ruang pengembangan sumber daya manusia, pertukaran keahlian, pemanfaatan fasilitas dan dukungan suku cadang untuk mesin CFM56.
Co-Founder & Managing Director KarbonMRO Kevin Teoh mengatakan melalui nota kesepahaman itu, pihaknya melihat peluang untuk memadukan kemampuan Pelita Air dan KarbonMRO yang saling melengkapi guna mendukung pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat.
Kevin juga menyoroti pentingnya pengembangan tenaga ahli di balik kerja sama teknis tersebut.
Selain kerja sama teknis dan operasional, ia berharap dapat bekerja bersama Pelita Air untuk memajukan pengembangan sumber daya manusia dan pertukaran pengetahuan.
"Sekaligus membantu menyiapkan generasi penerus tenaga profesional yang terampil dalam pemeliharaan mesin pesawat,” katanya.