"Perusahaan milik negara ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 159 rute pelayaran," katanya.

Dalam operasionalnya, Makassar menjadi salah satu pelabuhan strategis dalam jaringan pelayaran Pelni karena berperan sebagai simpul penghubung perjalanan menuju berbagai wilayah Indonesia Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, hingga Pulau Jawa.

Di wilayah kerja Makassar, Pelni mencatat rata-rata sekitar 60 hingga 65 kunjungan kapal setiap bulan. Aktivitas tersebut menunjukkan tingginya mobilitas transportasi laut di pelabuhan ini, dengan rata-rata dua hingga tiga kapal yang melakukan kunjungan setiap hari.