Ditto menegaskan keselamatan penumpang dan kru kapal tetap menjadi prioritas utama.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik serta menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan bagi penumpang terdampak," tambah Ditto.

Ia juga mengimbau penumpang yang terdampak untuk mengikuti informasi dan arahan resmi perusahaan terkait perubahan jadwal serta pengaturan perjalanan selanjutnya.

"Kami akan terus menyampaikan perkembangan informasi secara berkala agar masyarakat memperoleh informasi tentang ketersediaan kapal alternatif dan kesiapan KM Lawit untuk melayani masyarakat kembali," imbuh Ditto.

KM Lawit merupakan salah satu kapal penumpang milik Pelni yang melayani rute Kumai-Surabaya-Benoa-Bima-Waingapu-Ende-Lewoleba-Kupang-Rote(PP).

"Pelni berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan penumpang dan kru kapal serta memastikan penanganan insiden dilakukan secara optimal," katanya.