Penggunaan AI secara sadar dan terarah menjadi sangat penting, sebab tidak seperti banyak teknologi sebelumnya, AI mampu melakukan lebih dari sekadar tugas-tugas yang terpisah-pisah. AI juga bisa dimanfaatkan untuk tugas-tugas kognitif yang merupakan inti jati diri manusia, misalnya berpikir kritis, pengambilan keputusan, dan kreativitas.
Sebagian besar ahli sepakat bahwa meskipun sistem AI saat ini sangat piawai dalam meramu ulang pengetahuan yang sudah ada, sistem tersebut tidak dapat menghasilkan terobosan yang benar-benar baru.
Profesor ilmu psikologi Purdue University, Brooke Macnamara, mengatakan bahwa ketika muncul masalah yang sepenuhnya orisinal, contohnya kemunculan virus corona jenis baru, kecerdasan dan daya cipta manusia harus cukup tajam untuk mengatasinya.
Menurutnya, tantangan manusia saat ini adalah bagaimana memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengikis keterampilan manusia yang menumbuhkan kompetensi, otonomi, dan inovasi.