NADIKABAR.COM — Kepala Balai Taman Nasional (TN) Berbak dan Sembilang Yunaidi mengungkapkan penanganan kebakaran di kawasan tersebut terus diupayakan lewat udara (waterbombing) mengingat ketersediaan air di lapangan sulit didapat.

"Saat ini petugas sedang berupaya memadamkan, tapi kesulitan air," kata dia di Jambi, Sabtu.

Berdasarkan laporan yang masuk, titik api baru Sabtu (19/9) siang kembali muncul di dekat kawasan TN Berbak.

Dari hasil rekaman visualisasi lapangan, api mulai membesar di sekitar parit sembilan dan 10, Desa Rantau Rasau, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Helikopter waterbombing dari satgas udara terpantau melakukan upaya pemadaman.

Yunaidi menjelaskan, selain melalui udara, satgas darat dari berbagai elemen turut melakukan upaya pemadaman darat dengan mencari sumber air di dekat titik lahan yang terbakar.