Selain penurunan kualitas udara akibat asap, masyarakat dapat mengalami gangguan terhadap aktivitas pendidikan, kesehatan, transportasi maupun kegiatan ekonomi sehari-hari.

Karena itu, menurutnya. perlindungan terhadap masyarakat harus berjalan beriringan dengan upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran.

Sebaran kebakaran di berbagai fungsi kawasan menunjukkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama lintas pihak.

"Masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran perlu mendapatkan dukungan yang memadai, terutama informasi mengenai kualitas udara, akses layanan kesehatan, perlindungan kelompok rentan serta informasi yang jelas ketika kondisi mengharuskan mereka mengurangi aktivitas di luar rumah," katanya.