Ia menjelaskan, pengolahan data operasional secara mandiri oleh tenaga ahli dalam negeri dinilai menjadi kunci utama dalam membangun kapabilitas infrastruktur vital kelistrikan jangka panjang.

Penerapan teknologi analitik terpadu juga dinilai mampu menyatukan data operasional dari gardu induk, pembangkit surya, angin, tenaga air, hingga sistem penyimpanan energi baterai ke dalam satu platform pemantauan.

Menurut dia, melalui pendekatan kecerdasan buatan tersebut, sistem dapat menyelidiki perilaku abnormal secara otomatis, menghimpun data rekayasa teknis, serta menyusun rekomendasi tindakan bagi operator sebelum kerusakan aset terjadi.