Penggunaan model rekayasa yang memadukan data operasional terkini dan historis juga disebut dapat mempermudah pemeliharaan prediktif pada infrastruktur vital, termasuk gardu induk dan transformator utama.
Kendati demikian, menurut Gilbert, penerapan teknologi kelistrikan modern di dalam negeri dinilai harus tetap berlandaskan pada prinsip kolaborasi teknis serta penegakan kedaulatan data nasional.
Seluruh tata kelola data operasional dan akses sistem dalam kerja sama teknologi energi dengan pemanfaatan AI, perlu ditempatkan pada infrastruktur terdistribusi di dalam negeri yang didampingi program alih pengetahuan (transfer of knowledge) secara berkelanjutan bagi tenaga ahli lokal.