Menurut Kristomei, upaya tersebut diikuti penurunan kadar partikulat di udara serta peningkatan jarak pandang di Palembang.

"Sehingga ada penurunan PM (particulate matter/kadar polusi udara), PM 2, 2,5 turun, kemudian jarak pandang atau visibility di Palembang saya bisa dari 700 meter menjadi 7.000 meter," kata Kristomei.

Dengan perbaikan metode penghitungan berbasis citra satelit dan operasi modifikasi cuaca, BNPB terus melakukan pemantauan serta penanganan karhutla di wilayah prioritas.