Yani menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, sebelum diamankan kedua pelaku telah mengirim 450 botol arak bali di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Para pelaku mengambil ratusan miras tersebut dari seseorang yang berinisial UD di kawasan Aloha Sidoarjo.

"Jadi mereka ini ambil di kawasan Sidoarjo. Truk dari bali mengirim ke Seseorang berinisial UD, kemudian oleh para pelaku ini dikirim ke Surabaya, Sidoarjo dan Gresik," jelasnya

Yani menambahkan, dalam sekali pengiriman, para pelaku mendapatkan uang Rp 200 ribu. Dalam sebulan, para pemasok ini bisa mengirim 12 kali.