NADIKABAR.COM — Mekanisme pembayaran utang kereta cepat Whoosh menjadi salah satu pembahasan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan saat bertemu dengan Ketua Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) Zheng Shanjie.
"Saat bertemu dengan ketua Zheng Shanjie dari NDRC yang adalah teman lama, saya juga singgung mengenai kereta api cepat dan juga mengenai masalah utang Whoosh itu," kata Luhut kepada NadiKabar di Beijing, Jumat (18/9).
Luhut berada di China pada 15-18 September untuk menghadiri sejumlah pertemuan termasuk di "China Economic and Social Forum 2026" di Hangzhou, provinsi Zhejiang, bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi, Sekjen Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (CPPCC) Wang Dongfeng, Ketua NDRC Zheng Shanjie hingga memberikan kuliah umum di Universitas Tsinghua.
"Karena kita tidak boleh biarkan berlalu begitu saja, yang rugi kita juga, harus ada yang 'follow up' teknis dan kita bicara bagaimana struktur (pembayaran utang) karena toh yang mengerjakan kemarin juga kita (di Kemenkomarves) jadi saya tahu, lalu juga Pak Airlangga Menko Perekonomian juga harus tahu, Presiden Prabowo juga sudah dikonfimasi dan menteri keuangan lalu tahu dan Menteri Keuangan Suahasil sudah tahu," kata Luhut menjelaskan.
Luhut optimis pihak-pihak terkait untuk pembayaran utang Whoosh sudah dapat terintegrasi.