NADIKABAR.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan industri pergadaian hingga Juli 2026 tumbuh tinggi. Di mana nilainya mencapai Rp 160,78 triliun, melonjak 50,73% secara tahunan (year on year/yoy).

Porsi pembiayaan terbesar disalurkan langsung melalui instrumen produk Gadai, yakni menembus Rp 136,39 triliun atau mendominasi hingga 84,83 persen dari total portofolio pembiayaan industri pergadaian nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, menjelaskan, tren pertumbuhan industri pergadaian didorong oleh tingginya kebutuhan masyarakat terhadap alternatif pembiayaan yang cepat dan efisien, serta didukung oleh perluasan jangkauan wilayah operasional pelaku usaha di tanah air.

Kendati mencatatkan pertumbuhan tinggi, Agusman mengingatkan pentingnya penerapan manajemen risiko yang cermat dan berdisiplin oleh para pelaku industri.