Dia menyebutkan penghargaan tersebut juga menjadi landasan bagi Gerakan Literasi lima Abad Jakarta untuk menjadikan momentum 2027 sebagai kesempatan untuk berkarya bersama.
"Peringatan lima abad Jakarta diharapkan tidak sekadar menjadi penanda waktu, tetapi juga menjadi upaya menghimpun pengetahuan, merekam keberagaman pengalaman, dan menghasilkan karya yang dapat dinikmati generasi mendatang," papar Uus.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono mengatakan 14.988 orang berpartisipasi dalam Piala HB Jassin 2026, baik perseorangan maupun grup dalam empat mata lomba.
Kompetisi tersebut meliputi lomba Baca Puisi Tingkat Nasional yang diikuti 3.700 peserta, Penulisan Cerpen Tingkat Internasional dengan 10.011 peserta,
Penulisan Kritik Sastra Tingkat Internasional sebanyak 1.069 peserta, serta Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SMA/Sederajat Wilayah Jabodetabek yang diikuti 208 grup.
"Beragam kategori ini menunjukkan bahwa sastra dapat berkembang melalui berbagai bentuk ekspresi, mulai dari pembacaan puisi, penulisan cerita pendek, kritik sastra, hingga perpaduan bahasa dan musik dalam pertunjukan," terang Nasruddin.
Menurut dia, pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan secara digital melalui platform Jaklitera.
Pemanfaatan teknologi itu menjadi bagian dari transformasi layanan perpustakaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan literasi.