NADIKABAR.COM β Kepala Perencanaan dan Pengendalian Posko Nasional Satgas PRR, Brigjen TNI Andre Julian menyatakan pemerintah akan membangun kembali Sekolah Dasar Negeri Alue Lhok, Aceh Barat yang rusak akibat banjir bandang pada akhir 2025.
"Pembangunan gedung sekolah baru SDN Alue Lhok di Kecamatan Pante Ceureumen, tidak menggunakan dana APBN, melainkan menggunakan anggaran dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Kitabisa sebesar Rp 1,5 miliar," kata Brigjen TNI Andre Julian dalam keterangan diterima di Meulaboh, Kamis.
Ia menjelaskan pembangunan sekolah tersebut dialokasikan untuk pembangunan enam ruang kelas, satu toilet siswa dan satu toilet guru.
βKe depan akan bertahap, Dinas Pendidikan akan mengajukan kelengkapan sekolahnya, misalnya pagar, kantor guru dan mungkin ada lapangan kecil untuk olahraga,β kata Andre.
Andre menegaskan pemerintah membuka peluang bagi semua pihak untuk berkolaborasi dalam pemulihan pascabencana di wilayah terdampak, yang salah satunya di Kabupaten Aceh Barat.
βKalau sesuai dengan apa yang direncanakan mungkin pada pertengahan Desember 2026, mungkin sudah bisa kita operasionalkan, mudah-mudahan tidak ada faktor lain yang membuat lambat, misalnya cuaca,β katanya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat Irwan mengatakan lahan yang rencananya dibangun sekolah baru bagi SDN Alue Lhok, Kecamatan Pante Ceureumen tersebut merupakan hibah dari pemerintah desa setempat.
βUntuk sementara ini, karena bantuannya masih belum maksimal, kita hanya ada ruang siswa yang mampu menampung sebanyak 56 orang siswa SDN Alue Lhok yang kita relokasi sekarang ini,β ujar Irwan.
Dikatakan Irwan, untuk bangunan baru sekolah SDN Alue Lhok tersebut diupayakan selesai sesuai targetkan dan akan mulai difungsikan oleh para siswa pada tahun ajaran baru, yaitu Januari 2027.