NADIKABAR.COM — Kapten timnas sepakbola Prancis, Kylian Mbappe, telah meminta maaf atas komentar yang disebutnya kurang bijaksana mengenai mendiang pemimpin China, Mao Zedong. Kementerian Luar Negeri China menyebut pernyataan Mbappe melukai perasaan rakyat China.

Dilansir BBC dan Channel News Asia, Rabu (28/10/2026), Mbappe melontarkan ucapan soal Mao dalam acara bincang-bincang Prancis, The Bridge. Mbappe sempat menuturkan 'Meme yang paling membuat saya tertawa adalah video seorang pria-sepertinya seorang diktator China'.

Dia kemudian tertawa saat tayangan beralih menampilkan sebuah meme yang memperlihatkan wajahnya ditempelkan pada gambar yang menyerupai Mao. Meme tersebut merupakan bagian dari lelucon yang kerap muncul, di mana penyerang Real Madrid itu dijuluki sebagai 'diktator' karena pengaruhnya di sepak bola.

Dia kemudian meminta maaf atas hal itu. Dia menyebut ucapannya telah melukai hati orang China.

"Komentar saya kurang bijaksana, dan kini saya menyadari bahwa hal itu telah melukai banyak orang di China maupun komunitas Tionghoa di seluruh dunia," ujar Mbappe dalam sebuah pernyataan.