"Saya memohon maaf kepada siapa pun yang merasa tersinggung dengan perkataan saya," sambungnya.
Ucapan Mbappe itu kemudian memicu reaksi dari China. Juru Bicara Kemlu China, Guo Jiakun, mengatakan ucapan apapun yang melukai rakyat China akan ditolak oleh rakyat China.
"Kami mencermati laporan-laporan terkait. Retorika atau tindakan apa pun yang melukai perasaan rakyat China tentu akan ditolak oleh berbagai kalangan di China," ujar Guo dalam konferensi pers resmi.
Lelucon terkait Mao itu tidak diterima dengan baik di China, di mana Mao sangat dihormati oleh Partai Komunis terlepas dari masa pemerintahannya yang kacau dan sering kali penuh kekerasan hingga menyebabkan jutaan orang tewas. Isu terkait Mao dianggap sangat sensitif di China.