Sebaliknya, jumlah populasi penduduk berusia 60 tahun ke atas diproyeksikan melonjak, dari posisi 33,8 juta jiwa pada 2025 menjadi 65,6 juta jiwa pada 2045.

Dewa menyebut perubahan itu berimbas pada dunia kerja dan struktur ekonomi.

LD FEB UI mencatat 59,4 persen pekerja nasional masih bergelut di sektor informal, sedangkan tingkat pengangguran pemuda (usia 15-24 tahun) telah mencapai 16,4 persen.

Menurut Dewa, kondisi tersebut berpotensi memicu tekanan ekonomi terhadap kelompok usia produktif yang harus menopang kebutuhan anak sekaligus lansia.