NADIKABAR.COM — Pemerintah terus memperkuat sinergi lintas instansi guna mengakselerasi transformasi ekonomi dan keuangan digital secara nasional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pergelaran Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026.

Ajang bergengsi ini diselenggarakan di Jakarta International Convention Center pada 24 hingga 26 September 2026. Agenda tahunan tersebut mengusung pilar penguatan sinergi lintas otoritas, akselerasi inovasi teknologi, serta pencetakan talenta unggul. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong kemajuan ekosistem digital demi kesejahteraan masyarakat luas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan perkembangan ekosistem masa depan ini membutuhkan kondisi perekonomian yang sangat resilien. Fundamental ekonomi Indonesia sendiri tercatat tumbuh solid sebesar 5,45 persen pada paruh pertama tahun 2026. Tingkat inflasi nasional juga sukses terkendali dengan sangat baik pada angka 3,19 persen.

"Ekonomi digital Indonesia pada 2025 diperkirakan mendekati USD100 miliar dan diproyeksikan mencapai USD180-340 miliar pada 2030," jelas Airlangga pada keterangan tertulisnya, Rabu (30/9/2026).