NADIKABAR.COM β Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta mendukung pelestarian batik, termasuk upaya untuk mewariskan pengetahuan dan keterampilan membatik kepada generasi selanjutnya.
Kepala Unit Pengelola Museum Seni Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Sri Kusumawati dalam acara "Bincang Batik" di Museum Tekstil Jakarta, Selasa, menyampaikan bahwa melestarikan batik tidak cukup dengan menyimpan, memamerkan, atau mengenakannya.
Dia menyampaikan pentingnya memastikan pengetahuan, keterampilan, dan nilai budaya di balik selembar kain batik bisa tetap hidup dengan mewariskannya kepada kepada generasi berikutnya.
"Jangan sampai kita masih memiliki kain batiknya, tapi kehilangan orang-orang yang mampu membuatnya. Jangan sampai kita mengenal keindahan motifnya, tetapi tidak lagi memahami cerita dan filosofi yang terkandung di dalamnya," katanya.
Sri mengemukakan bahwa batik bukan hanya kain dengan motif yang indah, melainkan bagian dari identitas, sejarah, pengetahuan, dan cerminan nilai-nilai masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
"Batik ini memiliki karakteristik dan perjalanan sejarah yang menarik," katanya.