Meutya menegaskan, pengembangan teknologi akan terus dilakukan agar manfaatnya semakin optimal bagi petambak.
Integrasi IoT dengan AI nantinya memungkinkan lebih banyak indikator budidaya dipantau sehingga pengelolaan produksi dapat dilakukan secara semakin efisien.
βDengan artificial intelligence digabungkan dengan teknologi yang sekarang sudah dimiliki, indikator-indikatornya akan lebih banyak lagi yang bisa dimonitor dan Insya Allah efisiensinya semakin bertambah,β ujarnya.
Selain menghadirkan teknologi, Kemkomdigi memberikan edukasi dan pendampingan kepada petambak agar mampu menggunakan perangkat digital secara optimal.
"Program ini melibatkan startup lokal dan menjadi upaya membangun ekosistem inovasi digital sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi untuk mendukung ketahanan pangan di daerah," kata Meutya.