NADIKABAR.COM — Pemerintah menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp 2.593 triliun dalan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027).

Target penerimaan ini tumbuh 12,2% dibandingkan 2026. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto pun buka suara soal target tersebut.

"Artinya, dalam satu dekade ini ada peningkatan kapasitas 2,3 kali dari administrasi perpajakan yang semakin berbasis teknologi, semakin berbasis data yang sudah semakin luas, semakin dalam dari setiap sektor dari setiap kementerian/lembaga, dari setiap stakeholders, dan tentu juga ada perluasan basis pajak yang nyata di situ," ucap Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, di Media Gathering, Bogor Kamis (1/10/2026).