Untuk merealisasikan pengadaan 4.582 kapal tersebut, pemerintah memperkirakan kebutuhan investasi mencapai Rp 125,5 triliun. Pembangunan armada akan melibatkan industri galangan kapal nasional sehingga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap perekonomian domestik, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus mendorong proses transfer teknologi dari luar negeri ke Indonesia.
"Pembangunan kapal ikan modern ini memerlukan investasi sekitar Rp 125,5 triliun," sebut Qodari.
Menurut Qodari, program modernisasi tersebut juga diproyeksikan menyerap hingga 89.000 tenaga kerja. Mereka akan mengisi berbagai posisi, mulai dari operator kapal dan tenaga administrasi hingga petugas yang menangani dokumen kapal.