Menurut Ari, potensi energi panas bumi Gunung Endut telah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN. Dalam rencana tersebut, terdapat rencana pembangunan PLTP berkapasitas 35 megawatt (MW).
"Di RUPTL PLN, Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN, ada rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dengan kapasitas 35 megawatt," katanya.
Ari menyebut proses selanjutnya akan berjalan jika ada investor yang berminat mengembangkan PLTP tersebut.
"Kalau misalkan nanti ada yang minat, bikinlah Letter of Interest. LOI-nya sudah ada dan pengusaha yang akan mengembangkan panas bumi di Gunung Endut," ujarnya.