Dalam kesempatan itu, Kresno memaparkan bahwa pemerintah senantiasa memberikan perlindungan bagi masyarakat terdampak karhutla, yakni dengan memantau kualitas udara, peringatan kesehatan, serta kesiapan pembelajaran jarak jauh (PJJ), dan penyesuaian pembelajaran saat kualitas udara membahayakan.
Selanjutnya, dilakukan penguatan layanan kesehatan melalui rumah oksigen, mobilisasi logistik, alat kesehatan, dan obat-obatan bagi masyarakat serta kelompok rentan.
Diketahui dalam penanganan karthutla, Kemenko Polkam memegang peran sentral sebagai motor penggerak, pengendali, dan pengawas seluruh instansi yang terlibat dalam Desk Penanggulangan Karhutla.