Program peningkatan kelas RSUD menjangkau berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan dan kawasan timur. Sejumlah daerah yang menjadi lokasi program ini antara lain Sumba Barat Daya, Raja Ampat, Kepulauan Anambas, Kepulauan Aru, Nias, serta sejumlah kabupaten di Papua.
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menegaskan bahwa program revitalisasi RSUD merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dengan kualitas yang setara di seluruh Indonesia.
"Ini merupakan akselerasi kita untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan dari Sabang sampai Merauke, di seluruh desa dan kota dengan kualitas yang sama. Nanti dokter-dokter ditempatkan dari Kementerian Kesehatan ke daerah-daerah tersebut," kata dia.
Supaya peningkatan infrastruktur memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, penguatan rumah sakit daerah perlu diiringi dengan kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan sistem pelayanan. Dengan demikian, pembangunan rumah sakit tidak berhenti pada penyelesaian fisik, tetapi juga mendukung penyediaan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau.
Di samping memperkuat kapasitas rumah sakit daerah, pemerintah juga mendorong revitalisasi Puskesmas sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan primer.
Upaya ini bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pencegahan penyakit, serta meningkatkan kemampuan deteksi dini sebelum kondisi kesehatan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Kemenkes menjalankan transformasi layanan primer melalui Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP). Melalui pendekatan ini, pelayanan Puskesmas tidak lagi hanya berorientasi pada jenis penyakit, tetapi disusun berdasarkan siklus hidup, mulai dari bayi dan anak, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.