NADIKABAR.COM — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar digital bagi pelaku UMKM terdampak bencana di Aceh melalui fasilitasi pemasaran berbasis digital dan kolaborasi layanan logistik untuk mempercepat pemulihan usaha.
Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM Ari Anindiya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, mengatakan pemulihan usaha pascabencana tidak cukup hanya dengan mengembalikan kemampuan produksi, tetapi juga perlu didukung perluasan akses pasar agar pelaku usaha dapat kembali memperoleh pendapatan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Bersama dalam rangkaian Klinik UMKM Bangkit di Banda Aceh pada Selasa (13/10).
Melalui fasilitas tersebut, pelaku UMKM memperoleh dukungan untuk membangun toko digital yang terintegrasi dengan ekosistem lokapasar (marketplace), menampilkan produk secara lebih menarik, serta menjangkau konsumen di luar wilayah pemasaran sebelumnya.
“Kami ingin digitalisasi memberikan hasil nyata bagi pengusaha UMKM. Produk yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar harus semakin mudah ditemukan konsumen melalui kanal digital, sehingga peluang transaksi dan peningkatan penjualan semakin terbuka,” kata Ari.