Melalui program tersebut, UMKM terpilih berdasarkan proses kurasi bersama Kementerian UMKM dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh memperoleh dana pengembangan usaha masing-masing sebesar Rp15 juta.
Peserta juga mendapatkan potongan ongkos kirim sebesar 30 persen, akses layanan VIP J&T Express, dukungan promosi, serta pendampingan logistik untuk meningkatkan efisiensi pengiriman dan memperluas jangkauan distribusi produk.
Salah satu penerima manfaat program Jawara Lokal adalah Silfia Safriani, pemilik usaha Keuneubah Endatu asal Kabupaten Pidie Jaya. Usahanya sempat terhenti akibat banjir bandang pada akhir November 2025 sebelum kembali dirintis pada Februari 2026.
Silfia mengatakan pemasaran daring membantu usahanya menjangkau lebih banyak konsumen. Ia menyebut penjualan produknya yang sebelumnya sekitar satu kotak per hari kini dapat mencapai 100 kotak.